YJI Kaltim dan TP PKK Kukar Sambangi Korban Kebakaran Danau Aji, Dengarkan Kondisi Warga
Ketua YJI Kaltim,
Wahyu Hernaningsih Seno Aji (Baju Biru) bersama Ketua TP PKK Kukar, Andi Deezca
Pravidhia Aulia Rahman Basri (Baju Coklat) saat meninjau lokasi kebakaran Danau
Aji. (Kriz)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Penanganan warga terdampak kebakaran di kawasan Danau Aji, Kelurahan Melayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), masih berlangsung.
Sejumlah pihak terus
mendatangi posko untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi, termasuk Yayasan
Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kalimantan Timur (Kaltim) dan TP PKK Kukar.
Ketua YJI Cabang
Kaltim, Wahyu Hernaningsih Seno Aji, bersama Ketua TP PKK Kukar, Andi Deezca
Pravidhia Aulia Rahman Basri, mendatangi posko kebakaran Kelurahan Melayu pada
Rabu (7/10/2026).
Keduanya meninjau
lokasi terdampak dan berbincang dengan warga, percakapan dengan korban
dilakukan untuk mengetahui kondisi mereka setelah kebakaran, termasuk kebutuhan
yang masih diperlukan selama berada di tempat pengungsian maupun tinggal
sementara bersama keluarga.
Ia mengatakan bantuan
yang dibawa ke Danau Aji merupakan hasil kepedulian sejumlah kelompok
masyarakat di Samarinda.
Tidak hanya kebutuhan
pokok, barang yang dibawa juga menyasar kebutuhan khusus warga yang terdampak.
“Bantuan yang kami
bawa sesuai dengan kebutuhan yang diharapkan, di antaranya sembako. Kemudian
ada kebutuhan untuk anak-anak seperti susu, roti, popok atau pampers, pembalut,
dan kebutuhan lainnya,” ujarnya.
Bantuan tersebut
kemudian diserahkan melalui posko agar dapat didistribusikan kepada warga
sesuai kebutuhan.
Menurutnya,
keterlibatan masyarakat dalam penggalangan bantuan menunjukkan respons sosial
yang cukup besar sejak musibah terjadi.
“Alhamdulillah, tidak
ada korban jiwa. Berdasarkan informasi dari Bapak Lurah, ada sekitar 73 kepala
keluarga yang terdampak. Semoga seluruh kebutuhan mereka dapat segera teratasi
dan kondisi kembali menjadi lebih baik,” ucapnya.
Untuk kebutuhan
tempat tinggal sementara, sebagian warga memilih menetap di rumah keluarga.
Sementara warga yang
tidak memiliki keluarga sebagai tempat tinggal sementara telah dibantu melalui
fasilitas yang tersedia.
Sejumlah lembaga
pendidikan di sekitar lokasi juga ikut memberikan dukungan. Bantuan dari SD
Muhammadiyah dan TK Muhammadiyah turut menambah dukungan yang diterima warga
melalui posko.
Ia berharap bantuan
yang terus berdatangan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama masa
penanganan.
Ia juga mengapresiasi
keterlibatan berbagai kelompok masyarakat yang ikut bergotong royong membantu
korban.
“Insyaallah semuanya
akan menjadi lebih baik lagi. Yang paling penting, semua diberikan kesehatan,”
tuturnya.
Sementara itu, Ketua
TP PKK Kukar, Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman Basri mengatakan, selama
berada di posko, ia melihat bantuan dari masyarakat terus berdatangan dengan
berbagai jenis kebutuhan.
Kondisi tersebut
membuat pengelolaan bantuan menjadi perhatian tersendiri. Sebab, kebutuhan
warga dapat berubah seiring berjalannya masa penanganan.
Saat ini, salah satu jenis bantuan yang mulai
mencukupi di posko adalah makanan.
“Saya sendiri sudah
berada di sini sejak kemarin dan bantuan terus mengalir. Mulai dari makanan dan
berbagai kebutuhan lainnya. Bahkan, untuk makanan saat ini jumlahnya sudah
cukup banyak atau berlebihan,” kata dia.
Karena itu, bantuan
berikutnya diharapkan dapat menyesuaikan kebutuhan yang masih diperlukan warga.
Dengan begitu,
bantuan yang masuk tidak hanya menumpuk pada jenis barang tertentu, tetapi
dapat menjangkau kebutuhan lain yang masih diperlukan keluarga terdampak.
Di tengah banyaknya
bantuan yang datang, ia juga menilai perhatian terhadap warga tetap perlu
dijaga.
Terlebih, sebagian korban masih menjalani kehidupan sementara setelah kehilangan tempat tinggal dan barang-barang akibat kebakaran.
“Alhamdulillah,
donasi dan sumbangan dari para warga sangat banyak. Antusiasme masyarakat untuk
membantu juga masih luar biasa,” pungkasnya. (Kriz)